Hal Yang Akan Kalian Temukan Ketika Mempelajari Bahasa Belanda

Dag allemaal! (halo semua) vandaag wil ik jullie vertellen over 6 dingen die jullie zullen vinden als jullie Nederlands willen studeren ( hari ini saya ingin memberitahu kalian mengenai 7 hal yang akan kalian temui ketika kalian ingin belajar bahasa Belanda) zijn jullie zover? (apakah kalian siap?), laten we beginnen (mari kita mulai). J

 

Sebelum saya membahas hal itu, saya ingin menjelaskan apa bahasa Belanda itu. Bahasa Belanda adalah bahasa nasional di Belanda, Belgia utara (Flanders) dan Suriname (hanya di bidang pendidikan dan pemerintahan). Mungkin sebagian dari kita tahu mengenai kata-kata dalam bahasa Indonesia yang merupakan serapan dari bahasa Belanda seperti dokter, kamer (kamar), kantoor (kantor) dan masih banyak lagi. Hal ini dikarenakan pendudukan Belanda yang cukup lama di Indonesia yaitu 350 tahun sehingga tak heran banyak pengaruh Belanda di Indonesia termasuk dalam hal bahasa. Dengan banyaknya kata serapan dari bahasa Belanda di dalam bahasa Indonesia, ini memudahkan kita sebagai pemula untuk mengenali kata-kata dalam bahasa Belanda. Dewasa ini, semakin banyak orang yang belajar bahasa Belanda dengan berbagai tujuan seperti ingin menambah softskills, ingin bersekolah di Belanda maupun yang ingin mengetahui sejarah Indonesia yang dilihat dari sumber-sumber di dalam bahasa Belanda. Sebagai penutur bahasa Indonesia yang baru mempelajari bahasa Belanda, kalian akan menemukan 6 hal yang tidak ada di dalam bahasa Indonesia.

 

  1. Artikel

Rata-rata bahasa-bahasa di Eropa mengenal gender atau artikel, tak terkecuali bahasa Belanda. Artikel (lidwoord) adalah penunjuk kata benda di dalam suatu bahasa. Bahasa Belanda memiliki 2 artikel yaitu de dan het dan jumlah artikel “de” lebih banyak dari pada artikel “het” sehingga cukup mudah untuk menghafal kata benda mana yang memiliki artikel de atau het yaitu dengan menghafal seluruh kata benda yang memiliki artikel “het” karena sisanya pasti berartikel “de” (Contoh: het boek (buku), het huis (rumah), het meisje (gadis),

de tafel (meja), de broek (celana), de stoel (bangku).  Artikel ini sangat mempengaruhi bentuk kata di dalam suatu kalimat bahasa Belanda terutama pada kata sifat.

 

  1. Konjugasi

Mungkin hal ini cukup baru bagi para penutur bahasa Indonesia karena di dalam bahasa Indonesia kita tidak mengenal konjugasi tetapi konjugasi ini digunakan di dalam bahasa Belanda. konjugasi adalah perubahan bentuk kata kerja yang mengikuti subjek di dalam kalimat. Konjugasi di dalam bahasa Belanda disebut persoonsvorm atau bentuk persona. Konjugasi didalam bahasa Belanda sangat mudah untuk diingat karena rata-rata bentuknya teratur kecuali untuk bentuk to be (zijn). Berikut adalah contoh konjugasi di dalam bahasa Belanda

Subjek Eten (makan) Drinken (minum) Zitten (duduk) Zijn (to be)
Ik (saya) eet drink zit ben
je/jij (kamu/informal) eet drinkt zit bent
U (Anda/formal) eet drinkt zit bent
Hij (dia laki-laki) eet drinkt zit is
Zij (dia perempuan) eet drinkt zit is
Wij/we (kami) eten drinken zitten zijn
Jullie (kalian) eten drinken zitten zijn
Zij/ze (mereka) eten drinken zitten zijn

 

Di dalam bahasa Belanda, kata kerja awalan selalu berakhiran “en” dan ini disebut sebagai infinitief. Untuk membentuk persoonsvorm (bentuk persona/ perubahan berdasarkan subjek) diperlukan stam (akar) dari kata kerja tersebut. Caranya adalah dengan melihat potongan setiap suku kata di dalam kata kerja tersebut. Contoh :

 

Eten → e│ten → eet

Zitten → zit│ten → zit

 

Dalam hal kata kerja eten (makan), bentuk stam dari kata kerja tersebut adalah eet karena pada saat kata kerja tersebut “dipotong” agar menjadi bentuk stam, sebelum huruf konsonan (t) di dalam kata kerja tersebut terdapat huruf vokal sehingga diperlukan tambahan huruf vokal yang sama. Sedangkan pada bentuk zitten, pada saat kata kerja tersebut “dipotong”, terlihat bahwa sebelum suku kata “ten” adalah huruf “t” yang adalah huruf konsonan sehingga kita tidak perlu menambahkan vokal “i” pada suku kata “zit”.

 

  1. Cara membaca bunyi “g” dan “ch/sch”

Untuk para pemula, belajar bahasa Belanda mungkin sangat melelahkan dan membuat kita cepat haus. Hal ini dikarenakan pronounciation (uitspraak) dalam bahasa Belanda yang unik. Salah satu nya adalah pengucapan bunyi “g” dan “ch/sch”. Kedua bunyi ini diucapkan sama seperti “kh” tetapi dibuat sedikit lebih nyaring. Untuk lebih jelasnya kalian bisa simak video ini (https://www.youtube.com/watch?v=YrI2-bZ7wpc)

 

  1. Regelmatig en Onregelmatig (bentuk teratur dan tidak teratur)

Bentuk teratur dan tidak teratur biasanya terjadi di dalam kata kerja yang telah mengalami perubahan waktu. Merubah kata kerja yang beraturan di dalam bahasa Belanda sangat mudah karena kita hanya menambah “de” atau “te” di akhir kata kerja akar (stam). Contoh :

Rennen (berlari) → rende → renden

Wapperen (berkibar) → wapperde → wapperden

Huilen (menangis) → huilde → huilden

Raden (menebak) → raadde → raadden

Koken (memasak) → kookte → kookten

Maken (membuat) → maakte → maakten

 

Perubahan diatas adalah bentuk lampau atau di dalam bahasa Belanda dikenal dengan imperfectum. Bentuk imperfectum yang berakhiran dengan “n” ditujukan untuk subjek jamak seperti wij, zij dan jullie. Sedangkan bentuk imperfectum yang tidak berakhiran “n” ditujukan untuk subjek tunggal seperti ik, je/jij, u, hij, dan zij. Selain bentuk teratur, bahasa Belanda juga mengenal bentuk tidak teratur di dalam bentuk imperfectum. Contoh :

 

Lopen (berjalan) → liep → liepen

Zitten (duduk) → zat → zaten

Nemen (mengambil) → nam → namen

Blijven (tinggal) → bleef → bleven

Schrijven → schreef → schreven

 

Hal yang perlu diingat adalah bentuk imperfectum tidak teratur lebih sedikit dari pada bentuk teratur. Untuk menghafal kata kerja mana yang teratur atau tidak teratur, kita hanya perlu menghafal kata kerja bentuk tidak teratur karena sisanya pasti bentuk teratur.

 

  1. Susunan Kalimat (zinsbouw)

Aturan mengenai susunan kalimat di dalam bahasa Belanda sangat ketat dan tidak boleh berubah agar sesuai dengan bentuk gramatikalnya. Susunan kalimat di dalam bahasa Belanda dikenal dengan “subjek + kata kerja (persoonsvorm) + TEMPO”. TEMPO adalah singkatan dari Tijd (waktu) + Manier (cara) + Plaats (tempat) + Object (objek). Susunan kalimat ini harus digunakan agar kita dapat berbahasa Belanda yang baik dan benar. Contoh kalimat :

  • Ik vertrek vandaag met een trein naar Bogor om mijn tante te bezoeken (saya berangkat hari ini ke Bogor untuk mengunjungi tante saya)

Dari kalimat diatas, dapat dilihat bahwa subjek dari kalimat tersebut adalah ik dan diikuti oleh kata kerja yang telah mengalami perubahan (persoonsvorm) yaitu vertrek yang berarti berangkat. Lalu penunjuk waktu ditandai dengan vandaag yang berarti hari ini. Lalu dalam hal manier atau cara dapat diketahui dari met een trein yang berarti dengan kereta. Sedangkan penanda tempat atau plaats dilihat dari bagian kalimat yang berbunyi naar Bogor yang berarti ke Bogor. Bentuk objek dilihat dari penggalan kalimat yaitu om mijn tante te bezoeken yang berarti untuk mengunjungi tante saya.

 

  1. Niet of Geen? (Niet atau Geen?)

Dalam hal menegasikan suatu kalimat atau membuat kalimat positif menjadi negatif, bahasa Belanda mengenal 2 kata yaitu niet dan geen. Kedua kata tersebut fungsinya sama yaitu untuk menegasikan kalimat tetapi ditujukan untuk hal yang berbeda. Bentuk negasi geen digunakan hanya untuk menegasikan kata benda di dalam suatu kalimat. Contoh :

  • Ik heb geen geld om dat te kopen. (saya tidak punya uang untuk membeli itu.)
  • We krijgen geen boek van de leraar. (kami tidak menerima buku dari guru)

Dari contoh diatas kita dapat melihat bahwa geen digunakan untuk menegasikan kata benda hreven ? dalam hal ini adalah geld (uang) dan boek (buku). Selain geen, niet juga berfungsi untuk menegasikan suatu kalimat tetapi yang perlu diingat adalah niet digunakan untuk menegasikan kata sifat.

 

  • Die gebakken rijst is niet lekker. (nasi goreng itu tidak enak.)
  • Dat meisje is niet mooi. (gadis itu tidak cantik.)

 

dari contoh diatas, terlihat bahwa niet digunakan untuk menegasikan kata sifat dalam hal ini adalah mooi (cantik) dan lekker (enak).

 

Begrijpen jullie wat ik heb geschreven ? als jullie wat vragen hebben, schrijf maar eens in de kolom van commentaar. Tot straks J (apakah kalian mengerti apa yang saya tulis ? jika kalian mempunyai beberapa pertanyaan, tulislah di kolom komentar. Sampai jumpa J)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *